Kesalahan Umum dalam Marketing
image source : shutterstock

7 Kesalahan Umum dalam Marketing

Saat memasarkan produk atau layanan Anda, Anda harus memiliki pemahaman yang kuat tentang audiens Anda, pesan yang ingin Anda komunikasikan, penawaran yang ingin Anda sampaikan, dan waktu yang optimal untuk kampanye pemasaran Anda.

Pemasar pemula, bahkan veteran pemasaran, sering membuat kesalahan mahal yang menyebabkan kinerja kampanye pemasaran mereka buruk. Kesalahan pemasaran yang umum dapat dihindari dengan perencanaan yang tepat, perhatian terhadap detail, dan pengukuran dan evaluasi yang berkelanjutan.

Jika Anda mempertimbangkan kampanye pemasaran tradisional, kampanye pemasaran online, atau sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya, pastikan untuk menghindari kesalahan pemasaran umum ini.

  1. Waktu

Anda mungkin memiliki menu yang bagus, presentasi yang bagus, dan bahkan bagian pemasaran yang dirancang dengan baik, tetapi jika waktu Anda tidak tepat, begitu juga hasil Anda. Sebagai pemasar yang berpengalaman, saya telah melihat beberapa kampanye pemasaran yang sangat mahal yang sangat meyakinkan tetapi gagal memberikan hasil. Ini karena kampanye menjangkau konsumen pada saat mereka tidak tertarik untuk membeli produk. Misalnya, mencoba menjual sekop salju di bulan Juli bukanlah waktu yang tepat.

  1. Gagal menguji judul Anda

Karena biasanya hal pertama yang dibaca oleh calon pelanggan, tajuk berita penting untuk menarik calon pembeli ke surat, penawaran Anda, dan tindakan yang Anda ingin mereka lakukan. Terlepas dari medianya, Anda harus terus-menerus menguji berita utama (atau baris subjek) dengan menjalankan tes terpisah dan mengevaluasi responsnya. Ini memastikan bahwa pesan pemasaran Anda menarik jumlah pembeli potensial terbesar.

  1. Jangan menguji penawaran Anda

Dalam pemasaran langsung, penawaran berhubungan langsung dengan 40% dari tanggapan Anda. Jika Anda memiliki penawaran yang tepat, orang-orang akan merespons. Ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan juga, tetapi presentasi yang menarik diperlukan dalam banyak kasus. Penawaran dapat berkisar dari diskon hingga “cepatlah agar persediaan masih ada”, tetapi kesamaannya tetap ada. Uji penawaran Anda untuk meningkatkan daya tanggap.

  1. Memiliki daftar yang bagus

Tidaklah cukup untuk memiliki presentasi terbaik dan desain pemenang penghargaan. Untuk banyak jenis kampanye pemasaran, kesuksesan berhubungan langsung dengan memiliki daftar target. Dengan alat pembuat daftar canggih saat ini, Anda dapat memiliki daftar yang sangat tersegmentasi berdasarkan demografi, perencanaan psikologis, perilaku pembelian, dan banyak karakteristik lainnya. Kuncinya di sini bukanlah menjadi bijak dan bodoh. Jika Anda bertanya-tanya di mana menginvestasikan uang pemasaran Anda, belanjakan untuk mengembangkan daftar rumah yang bagus (yang Anda dapatkan sendiri) atau dengan menyewa/membeli daftar pemasaran yang tersegmentasi dengan baik.

  1. Mengandalkan satu koneksi

Rata-rata, konsumen menerima lebih dari 2.000 pesan pemasaran setiap hari. Faktanya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumen perlu melihat pesan pemasaran Anda rata-rata 12 kali sebelum mereka menyadarinya. Jika ada kebenaran klaim secara keseluruhan atau sebagian, ini berarti Anda harus berkomunikasi dengan calon klien secara teratur. Tidak satu iklan surat kabar atau satu pengiriman email dapat memberikan hasil yang efektif. Identifikasi media yang digunakan pelanggan potensial Anda untuk mengumpulkan informasi dan mengembangkan kampanye berkelanjutan yang sesuai dengan anggaran Anda.

  1. Kegagalan untuk mengukur efektivitas kampanye

Seiring waktu, bisnis Anda akan melakukan banyak pemasaran. Bahkan jika Anda adalah bisnis kecil yang bertanya-tanya bagaimana cara terhubung dengan audiens potensial, Anda pada akhirnya akan mendapatkan semacam komunikasi. Tidak peduli ukuran atau biaya kampanye pemasaran, Anda perlu melacak hasil Anda. Ini dapat dilakukan dengan spreadsheet sederhana atau sistem CRM jutaan dolar. Intinya adalah Anda perlu mencatat apa yang berhasil dan apa yang tidak sehingga Anda dapat meningkatkan hasil Anda di masa mendatang.

  1. Tidak melanjutkan dialog

Setelah berkonsultasi dengan sejumlah perusahaan besar, saya masih heran betapa banyak perusahaan yang gagal menjalin hubungan dengan pelanggan secara konsisten. Seringkali, konsumen atau bisnis hanya mendengar dari penjual ketika sudah waktunya untuk membeli lagi. Jika Anda memiliki basis klien yang mapan, Anda mungkin telah bekerja keras untuk mendapatkannya. Anda harus menghabiskan sebagian anggaran pemasaran Anda untuk menyimpannya. Pastikan untuk membuka dialog dengan klien, meminta umpan balik mereka, dan berkomunikasi dengan mereka secara teratur. Ini akan membantu membangun bisnis Anda dalam jangka panjang.

BACA JUGA :  Strategi Promosi yang Unik, Efektif dan Relevan 2022

Jika Anda baru mengenal pemasaran, memiliki pengalaman sebagai profesional pemasaran, atau hanya ingin meningkatkan hasil pemasaran yang ada, pastikan untuk belajar dari kesalahan orang lain. Untuk menjadi sukses, terus tingkatkan efektivitas pemasaran Anda. Hindari 7 kesalahan pemasaran yang paling umum, dan Anda akan berada di jalur yang tepat untuk mencapai hasil yang nyata.