Pentingnya Perencanaan Tabungan Hari Tua, Begini Caranya!
Pentingnya Perencanaan Tabungan Hari Tua, Begini Caranya!

Pentingnya Perencanaan Tabungan Hari Tua, Begini Caranya!

Perencanaan tabungan hari tua harus jadi prioritas utama ketika Anda mulai aktif bekerja. Jangan hanya berpangku tangan dengan anak, belum tentu mereka mempunyai kehidupan yang mapan dan berkecukupan.

Jadi, mampu menopang kehidupan Anda dan pasangan. Perlu diingat, seorang anak harus bertanggung jawab bukan hanya kepada orang tuanya sendiri, mertua, dan paling penting adalah keluarga sendiri.

Harus diakui bahwa masa seperti ini sangat sulit terutama dari segi financial. Coba saja bayangkan, anak punya momongan yang harus sekolah, di mana biaya menempuh pendidikan tidak sedikit.

Dari ilustrasi tersebut dapat disimpulkan bahwa, orang tua harus berdiri dengan kaki sendiri. Walaupun profesinya sebagai Pegawai Negeri Sipil yang mempunyai pensiun, Namun perencanaan tabungan tersebut tetap harus dilakukan.

Begini Perencanaan Tabungan Hari Tua

Dalam proses perencanaan seperti ini, setiap orang harus paham terlebih dulu masa pensiun. Jadi, ketika masuk usia tertentu harus berhenti bekerja dan melakukan berbagai aktivitas di rumah bersama keluarga.

Hanya saja, ada beberapa perusahaan yang masih membutuhkan tenaganya karena, belum ada pengganti. Biasanya hanya satu atau dua tahun saja, tetapi tidak sedikit sampai akhir hayat mereka.

Sayangnya, perusahaan seperti ini sangat jarang, kecuali kompetensinya di atas rata-rata. Itu saja harus ada regenerasi penerus agar semua bisa berjalan. Melihat kenyataan ini harus segera membuat perencanaan tabungan hari tua.

Misalnya usia pensiun sekarang di angka 65 tahun. Jika usia masih sekitar 30 tahun, maka masih punya waktu cukup panjang untuk memikirkan ini. Perlu diingat, jangan melihat harga tahun ini.

Tetapi, perkiraan masa mendatang di mana kebutuhan pokok pasti meningkat dari Rp1 juta menjadi Rp2 juta. Hal itu sudah umum apalagi, keadaan dunia tidak menentu bisa jadi kenaikannya lebih.

BACA JUGA :  Perencanaan Keuangan Perusahaan yang Mudah dan Tepat

Maka, cobalah untuk menyisihkan setidaknya 20% untuk mempersiapkan masa tua walau berbagai kebutuhan belum bisa berhenti. Bukan hanya sekedar perhitungan saja, dalam perencanaan tabungan hari tua harus melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Investasi yang Menguntungkan

Menabung adalah cara paling mudah untuk mempersiapkan dana pensiun. Hanya saja. Langkah tersebut terbilang kuno dan pada akhirnya Anda masih bingung soal pemasukan, karena hasilnya sangat sedikit.

Contoh saja, setiap bulan menyisihkan Rp1 juta x 12 bulan x 35 tahun. Hasilnya hanya Rp420 juta jika ditambah bunga dari bank, maka tambahnya maksimal di angka Rp10 juta.

Uang itu untuk kehidupan tetap saja kurang, karena setelah ini tidak ada pemasukan. Maka dari itu, dalam perencanaan tabungan hari tua harus ada istilah investasi jangka panjang, tetapi harus menguntungkan.

Misalnya, emas, saham, atau mungkin reksa dana ilustrasinya demikian. 1 Gram emas di angka Rp900.000, jika per bulan diberikan emas selama 35 tahun maka akan mendapatkan 420 gram.

Perencanaan tabungan hari tua menggunakan emas disebut paling menguntungkan karena, harga 35 tahun lagi pasti lebih dari saat Anda membeli sekarang. Misalnya saja, Rp2 juta maka hasilnya Rp840 juta.

Bila dihitung kembali angka pembelian ada di kisaran Rp420 juta (harga emas naik turun, ini hanya angka contoh) maka total keuntungan Rp420 juta, hasilnya sama tetapi lebih untung, mengapa?

Anda bisa menjualnya nanti setelah harganya naik lagi. Kalau mau dijual lagi, Anda masih punya Rp420 juta untuk melakukan pembelian kembali. Perencanaan tabungan hari tua dengan emas sangat direkomendasikan.

  1. Hindari Hutang

Mungkin terkesan aneh, tetapi menghindari hutang termasuk dari perencanaan jangka panjang tabungan hari tua, mengapa demikian? Terbebas dari pinjaman membuat uang Anda akan utuh 100%, tidak terpotong.

BACA JUGA :  Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Terjebak Hutang

Kemudian, setiap tahun pasti akan ada kenaikan gaji walau hanya sedikit. Hal itu akan sangat terasa, bila kenaikannya digunakan investasi atau keperluan lainnya. Harus diakui saat ini semua orang dipermudah.

Terutama soal hutang dari berbagai arah, mulai dari belanja elektronik, fashion, mau liburan, atau pergi kemana saja. Hanya itu adalah jebakan yang membuat uang Anda boros.

Kalau sudah begitu perencanaan tabungan hari tua terancam gagal. Misalnya membeli rumah, uang masih kurang karena, terus ngontrak sayang uangnya, akhirnya membeli dengan meminjam bank, teknik itu sangat bagus.

Hanya saja, biaya sewa dengan bunga dari bank pasti lebih tinggi kenaikan pinjamannya. Selisihnya bisa jutaan. Jika selisih itu dikumpulkan maka, bisa buat membeli yang lebih besar dan bagus.

Walau langkah seperti ini sebenarnya sah saja, tetapi skemanya nanti akan merusak segalanya. Terutama pengendalian terhadap emosi, akibat kemudahan yang diberikan. Hingga akhirnya terjebak dan sulit keluar.

  1. Dana Darurat Paling Penting

Perencanaan tabungan hari tua berikutnya adalah memperbanyak dana darurat. Salah satu pengeluaran terbesar rumah tangga adalah uang keluar tidak terduga. Contohnya anak tiba-tiba demam, ternyata harus dibawa ke dokter.

Sudah pasti membutuhkan biaya bukan? Kalau Anak Anda satu, coba bayangkan bila ditambah lagi pengeluaran pasti bertambah banyak. Inilah alasan tepat mengapa dan darurat harus siap sedia.

Bahkan angkanya diusahakan lebih dari simpanan bulanan. Hal seperti ini mengantisipasi mengambil uang utama, karena dana sudah mencukupi bahkan jumlahnya sangat melimpah selain itu catat semua pengeluarannya.

Jadi, tidak ada dana darurat yang digunakan untuk senang-senang. Semua harus sesuai dengan fungsi dan peran masing-masing. Sebagai contoh, ada uang harian yang digunakan untuk anak sekolah.

BACA JUGA :  Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Terjebak Hutang

Maka hanya akan keluar ketika anak butuh untuk keperluannya. Perencanaan seperti ini memang tidak mudah, apalagi gaya hidup semakin tinggi. Hanya saja,  bila mampu dijalankan hasilnya sangat terasa.

Kemudahan dalam menjalani hidup, kemudian saat masa tua nanti tidak perlu bingung, karena dana yang dibutuhkan sudah tersedia. Tinggal menikmati saja, sesuai keinginan walau jangan terlalu boros.

  1. Tambah Pemasukan

Perencanaan tabungan hari tua terakhir adalah menambah pemasukan. Anda saat ini masih berada di usia produktif. Usahakan menambah lagi uang agar masuk ke rekening, bagaimana caranya?

Mudah saja, menjadi reseller atau distributor bisa juga influencer. Pilihannya memang cukup banyak walau semua itu akan menguras tenaga dan waktu. Tetapi cobalah berjuang sedikit lebih keras demi masa depan.

Jika tidak ingin terlalu pusing, bisa mengambil bisnis franchise. Jadi siapkan saja dana lalu beli brand ternama, pelajari lebih lanjut bagaimana bisnis serta pangsa pasarnya. Jika sudah paham jalankan.

Franchise memang solusi terbaik untuk menambah pemasukan, tetapi Anda masih bisa bekerja sementara usaha tetap jalan sebagaimana kebutuhannya. Selain franchise bisa juga jualan online baik makanan atau jasa.

Semuanya bisa dilakukan dengan mudah asalkan paham dulu bagaimana ilmunya. Freelance juga bisa jadi pilihan terbaik untuk memperbanyak pemasukan, walau hanya Rp200 ribu per bulan tapi sudah bagus.

Harus diakui hari tua nanti penuh tantangan. Walau Anda seorang pegawai negeri sipil. Namun uang yang diberikan pasti tetap kurang, karena dananya dipotong beberapa persen dari gaji pokok saat bekerja.

Melihat kenyataan ini, tidak salah rasanya untuk segera memikirkan dengan benar bagaimana kehidupan di hari tua. Salah satunya adalah perencanaan tabungan hari tua yang sangat penting.